Melaporkan Progres AKNTD ke Menristek Dikti dan MenPAN RB

Melaporkan Progres AKNTD ke Menpan RB, 28 Des 2018

Sebuah catatan dari Prof. Fasli Jalal.

Saya bersyukur menjadi bagian dari perjuangan utk membangun dan mengembangkan Akademi Komunitas Kab Tanah Datar (AKTD) yg berlokasi di Desa Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Kab Tanah Datar. AKTD ini didirikan pada tahun 2012, sebagai Program Studi Di luar Domisili dari Politeknik Negeri Padang dengan 3 program studi yaitu Prodi Teknik Mesin, Prodi Teknik Sipil, dan Manajemen Informatika.

Bila diawal berdirinya AKTD kesulitan mencari murid karena keterbatasan sumberdaya manusia dan sarana serta prasarana maka secara bertahap, satu demi satu, kesulitan tersebut mulai bisa diatasi. Murid yg dulunya susah diperoleh karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan vokasi sekarang sudah banyak peminat sehingga AKTD bisa menyeleksi calon dan tidak semua pelamar yg diterima karena daya tampung maksimal yg 100 orang mahasiswa.

Bangunan kuliah dan workshop yang dulu sangat sederhana sekarang sudah dilengkapi kebutuhannya dengan bantuan Pemda dan para perantau dari Lintau Buo di seluruh Indonesia. Tenaga dosen S2 atau S1 yg sudah punya pengalaman menjadi Instruktur sebanyak 6 orang per program studi sudah tercukupi.

Lahan baru seluas 5,5 Ha sudah siap diserahkan oleh Pemda Kab Tanah Datar pada Kemristek Dikti. Malahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah mendirikan satu Unit Rusunawa yg segera akan selesai pembangunannya.

Keluarga Pak Jusuf Kalla sudah menghibahkan 2 unit mesin mobil baru utk memperkuat mutu pembelajaran. Karya-karya mahasiswa sudah banyak dimanfaatkan masyarakat. Lebih dari 80 persen lulusan sudah diserap oleh pasar kerja, baik di berbagai industri atau perusahaan ataupun sebagai wirausahawan muda (entrepreneur) di berbagai wilayah di Indonesia, tidak saja di pulau Sumatera, pulau Jawa atau pulau Kalimantan bahkan sampai ke pulau Papua. Berbagai kerjasama dengan nagari atau desa juga sudah dilakukan utk memperkuat kapasitas SDM nagari/desa.

Karena berbagai syarat yg diminta Kemristek Dikti sudah dupayakan dipenuhi maka tinggal pada keputusan Menteri Ristek Dikti dan Menteri PAN dan RB utk mengizinkan agar Akademi Komunitas Kab Tanah Datar BISA DIMANDIRIKAN. Dengan pemandirian ini maka penambahan program studi bisa segera direalisasikan dan tujuan mulia utk meningkatkan kualitas SDM di Kab Tanah Datar khususnya dan di Sumbar umumnya AKAN MUDAH DIWUJUDKAN. Amin, Ya Rabb. (Fasli Jalal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*